Ferdinando Lase's Weblog

Just a little things about me…

Polisi Vs Hansip

Seorang polisi memergoki seseorang yang sedang mencuri buah mangga di halaman rumahnya. Dengan sangat jengkel, ia menghardik dan mengancam pencuri tersebut untuk segera turun dari pohon atau kakinya akan di tembak olehnya. “Turun!!!! Saya hitung sampai 3, kalau belum juga kamu turun… kakimu akan saya tembak!!!”. Sang pencuri tidak juga bergeming dengan ancaman tembak di tempat oleh polisi tersebut. Hal ini membuat si polisi semakin naik pitam saja.

Secara kebetulan lewatlah hansip yang sedang berjaga-jaga disana. Melihat kejadian aneh itu ia menghampiri polisi dan menanyakan apa yang sebenarnya sedang terjadi. Merasa tekanan darahnya semakin tinggi saja, polisi tersebut meminta bantuan hansip untuk menangani masalah ini.

“Saya hitung sampai 3, kamu sudah harus turun, atau saya tembak kakimu!!!”. “Satu… dua… “. Hitungan belum juga sampai pada angka 3, sipencuri sudah berlutut mohon ampunan di hadapan hansip desa. “Lho… kok bisa…?” tanya polisi. Apakah wibawa sang hansip lebih besar dibandingkan wibawa saya? tanya polisi dalam hatinya.

Dengan penasaran, ia menghapiri si pencuri dan bertanya “Mengapa kamu tidak mau mendengarkan saya, melainkan mendengarkan hansip?”.

“Pak, kalau bapak bilang akan menembak kaki… saya yakin pasti kena kaki. Tapi kalau hansip bilang akan menembak kaki, saya tidak yakin kena kaki saya, bisa saja kena punggung atau kepala saya pak……”, jawabnya enteng.

Kembali

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: